Digit Oktavianto Web Log

Catatan Sampah si Digit

Limit Proxy Dengan Delay Pools

| Comments

Yak sedang iseng-iseng mendalami Squid menemukan tutorial pada link ini : http://malang.linux.or.id/?p=5 milik KPLI Malamng, saya copy paste tutorial nya, agar saya lebih mudah nanti ketika belajar tidak perlu browsing lagi. Berikut tutorialnya :

Latar Belakang Bandwidth merupakan barang yang mahal. Untuk saat ini kisaran 64 kps dihargai sekitar 4 jt perbulan. Permasalahnnya bandwith 64 kbits itu bukan nilai yang besar. Rata-rata yang didapat pelanggan adalah 64 1:2. Artinya 1 jalur 64 kbits digunakan untuk 2 pelanggan sekaligus. Sudah bandwidthnya dibatasi terkadang pula disisi user ada yang bertingkah seenaknya. Merasa ada koneksi internet gratis, beberapa user mulai menggunakannya untuk membuka situs-situs tertentu atau mengkoleksi file-file tertentu. Tentu saja alokasi bandwidth yang tersedia semakin menyusut. Yang merasakan adalah golongan user yang biasa-biasa saja (bukan mania internet), mereka hanya bisa mengelus dada. Untuk mengatasi hal diatas, agar setiap user mendapat bandwidth yang cukup, bisa digunakan aplikasi squid proxy server.


Pelaksanaan

Sebelum mulai mengkonfigurasi delay pools, harus dipersiapkan terlebih dahulu aplikasi squid yang sudah dikompilasi dengn support delay pools. Beberapa distro besar seperti RedHat/Mandrake biasanya sudah di atur support delay pools. Bila tidak dapat dikompilasi sendiri sebagai berikut : sudo ./configure –enable-delay-pools sudo make sudo make install

konfigurasi File konfigurasi squid adalah squid.conf ada beberapa tag konfigurasi untuk delay pools di squid.conf.

delay_pools menyatakan berapa banyak bagian/pool yang akan dibuat misal delay_pools 2

delay_class menentukan klas/tipe pembagian bandwith dari setiap pool. 1 pool hanya boleh memiliki 1 clas, tidak lebih atau kurang. bagian merupakan nomer urut dari jumlah pool didelay pool, jadi ada 1 s/d n bagian dimana n merupakan angka jumlah pada delay_pools tipe merupakan tipe class delay yang dipakai. Secara umum tipe menyatakan bagaimana cara membagi bandwidth, ada 3 tipe:

tipe/class keterangan :

1 semua bandwidth yang ada akan dibagi sama rata untuk semua user squid ex ada bandwidth 128 dan semua bandwith dipakai untuk browsing

2 membatasi pemakaian bandwith dari total bandwidth yang ada, dan bandwith yang diperuntukan squid akan dibagi semua user dengan sama rata. ex ada bandwidth 128 dimana 28 kbit dipakai untuk email dan sisanya (128-28) 100 kbit dipakai untuk browsing

3 membatasi pemakaian bandwidth dari total bandwidth yang ada, setiap network class C akan mendapat bandwidth sama besar, setiap user pernetwork akan mendapat bandwidth yang sama besar dari total bandwidth per network ex: bandwidth tersedia 512 kb, untuk browsing disediakan bandwidth 384 kb, sisanya untuk aktifitas lain. Di jaringan tersebut ada 3 departement dengan network yang berbeda misal lab (192.168.1.0/24), manajer(192.168.2.0/24), sales(192.168.3.0/24). nah misah oleh admin di set bahwa pernetwork mendapat jatah 128 kb/s. maka user² di sales akan mendapat pembagian bandwidth sama besar dari total 128 kb/s. maka user² di lab akan mendapat pembagian bandwidth sama besar dari total 128 kb/s. maka user² di manajer akan mendapat pembagian bandwidth sama besar dari total 128 kb/s.

misal:

delay_class 1 2 # pool 1 memakai clas tipe 2 delay_class 2 3 # pool 2 memakai clas tipe 3

delay_access Memberi batasan siapa saja yang boleh mempergunakan delay pools ini. Penting untuk diingat sebaiknya setelah menetukan batasan jangan lupa di akhiri dengan deny all. misal:

delay_access 1 allow manajer delay_access 1 deny all delay_access 2 allow sales delay_access 2 deny all

delay_parameters Ini adalah bagian terpenting dari delay pools memberikan aturan main setiap delay pools yang dibentuk. delay parameter mempunyai format yang disesuaikan dengan tipe/class yang dipakai. Tapi disetiap tipe yang dipakai ada 1 format baku yaitu restore/max. restore menunjukkan maksimum kecepatan data yang dapat dilewatkan bila harga max sudah terlampaui, dalam satuan bytes/second

max menunjukkan besar-nya file atau bucket yang dapat dilewatkan tanpa melalui proses delay. dalam satuan bytes.

Yang perlu diperhatikan dari satuan diatas adalah harga restore dimana kita sering menerima/menyewa/membeli bandwidth dari provider dalam satuan bits/second bukan bytes/second. Sedangkan satuan kecepatan yang ditunjukkan oleh Microsoft pada saat mendonlot file adalah bytes/sec. Sedangkan satuan dari harga max sudah sesuai dengan kebiasaan sehari-hari, dimana kita memberi besaran bytes pada file-file. 1 byte = 8 bit.

SpesialCase: -1/-1 berarti unlimited atau tidak dibatasi pada nilai restore/max ex: 1000/64000 harga restore sama dengan 8000 bits/sec atau 8 kbits/sec. Yang artinya user akan mendapat donlot brustable selama file yang akan dibuka lebih kecil dari 64 kbytes, jadi kecepatan bisa diatas 8 kbit/sec. Bila ternyata file yang dibuka melebihi 64 bytes, maka proses limitasi akan segera dimulai dengan membatasi kecepatan maksimal 8 kbits/s.

class 1 delay_parameters <#pool individual> ex: delay_parameters 1 1000/64000 Berarti semua network akan mendapat bandwidth yang sama di pool no 1. Sebesar 1 kbytes/sec (8 kbits/sec), dengan burstable file 64 kb.

class 2 delay_parameters <#pool agregate individual> ex: delay_parameters 1 32000/32000 1000/64000 Berarti squid akan memakai bandwidth maksimum (32000*8) 256kbits dari semua bandwidth. Bila terdapat lebih dari 1 network class C, maka total yang dihabiskan tetap 256 kbit/sec dan tiap user akan mendapat bandwidth maksimum 1 kbytes/sec (8 kbits/sec), dengan burstable file 64 kb.

class 3 delay_parameters <#pool agregate network individual> ex: delay_parameters 1 32000/32000 8000/8000 1000/64000 Berarti squid akan memakai bandwidth maksimum (320008) 256kbits dari semua bandwidth. Bila terdapat lebih dari 1 network class C, maka setiap network akan dipaksa maksimum sebesar (80008) 64 kbits/sec dan tiap user pada satu network akan mendapat bandwidth maksimum 1 kbytes/sec (8 kbits/sec), dengan burstable file 64 kb. Contoh dalam 1 network dengan penggunaan bandwidth total tidak dibatasi terdapat beberapa komputer dengan klasifikasi sebagai berikut admin, server dengan bandwidth unlimited staff dengan bandwidth 1,5 kbytes/sec, bila file yang diakses melebihi 64Kbte umum dengan bandwidth 1 kbytes/sec, bila file yang diakses melebihi 32 Kbyte acl all src 0.0.0.0/0.0.0.0 acl admin src 192.168.1.250/255.255.255.255 acl server src 192.168.1.251/255.255.255.255 acl kantor src 192.168.1.0/255.255.255.0 acl staff src 192.168.1.1 192.168.1.111 192.168.1.2 192.168.1.4 192.168.1.71

delay_pools 3

delay_class 1 1 delay_parameters 1 -1/-1 delay_access 1 allow admin delay_access 1 allow server delay_access 1 deny all

delay_class 2 1 delay_parameters 2 1500/64000 delay_access 2 allow staf delay_access 2 deny all

delay_class 3 1 delay_parameters 3 1000/32000 delay_access 3 allow umum delay_access 3 deny all Cara mencobanya paling mudah adalah dengan menggunakan donlot manajer semacam DAP®, GetRight® maka akan terlihat bandwidth sudah dibatasi. Special case Delay pools juga dapat digunakan untuk membatasi donlot file untuk extensi tertentu. Gunakan ACL url_regex untuk mengatasi hal ini. Contoh dibawah digunakan untuk membatasi donlot file multimedia hingga 1 kByte/sec.

acl multimedia url_regex -i .mp3$ .rm$ .mpg$ .mpeg$ .avi$ .dat$ delay_pools 1 delay_class 1 1 delay_parameters 1 1000/16000 delay_access 1 allow multimedia delay_access 1 deny ALL

Sumber : http://malang.linux.or.id/?p=5

Comments